Articles by "Seluler"

Showing posts with label Seluler. Show all posts



Untuk pengguna kartu tri yang masih risau dengan registrasi kartu sekarang ada cara mudah untuk Cara Registrasi Kartu Prabayar Tri 

Registrasi kartu prabayar akan segera tiba. Mulai Selasa pekan depan, tepatnya tanggal 1 Mei 2018, operator seluler akan memblokir seluruh layanan bagi nomor yang belum terdaftar, sesuai dengan arahan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Tak tanggung-tanggung, nomor yang diblokir pada 1 Mei nanti tidak akan bisa menggunakan layanan telepon, SMS dan juga data internet. Meski demikian, operator seluler akan tetap membuka layanan registrasi via SMS ke nomor 4444, dengan syarat kartu yang hendak didaftarkan masih berada dalam masa tenggang.

Sama seperti sebelumnya, registrasi  membutuhkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) yang sah dan berhak sebagai syarat utama. Hal itu berlaku untuk semua operator seluler, termasuk pelanggan operator seluler Hutchinson Tri (3).

Khusus pelanggan Tri, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendaftarkan kartu prabayar. Simak selengkapnya di bawah ini. 

Pelanggan baru (kartu perdana) 

Bagi pelanggan baru atau calon pelanggan Tri, bisa mengirim SMS ke nomor 4444 dengan format: 16 digit NIK#16 digit nomor KK. 

Pelanggan juga bisa mendaftar melalui situs resmi Tri  di tautan berikut, lalu pilih opsi " registrasi kartu prabayar".

Bagi pelanggan baru, selain memasukkan nomor ponsel Tri, NIK dan nomor KK, Anda juga akan diminta untuk memasukkan empat angka terakhir nomor seri (ICCID) yang tertera dibelakang kartu SIM/USIM yang akan diregistrasikan.

Mulai tanggal 1 Mei 2018, semua pembeli kartu perdana SIM prabayar diharuskan melakukan registrasi dengan NIK dan nomor KK sebelum bisa menggunakan layanan voice, SMS, ataupun data internet. 

Pelanggan lama (kartu aktif) 

Bagi pelanggan lama atau yang sudah memiliki kartu prabayar aktif, registrasi bisa dilakukan dengan mengirim SMS ke nomor 4444 menggunakan format: ULANG#16 digit NIK#16 digit nomor KK#. 

Untuk registrasi via situs resmi Tri, pelanggan lama akan diminta memasukan nomor ponsel Tri, NIK dan nomor KK. Lantas, akan diminta memasukkan kode rahasia sekali pakai yang akan dikirim via SMS ke nomor ponsel yang akan didaftarkan. 

Kode tersebut hanya akan valid dalam rentang waktu lima menit. Selanjutnya, pelanggan juga akan diminta memasukan empat angka terakhir nomor seri (ICCID) seperti pelanggan baru. 

Selain cara-cara di atas, pelanggan kartu Tri juga bisa langsung mendatangi gerai operator Tri terdekat, dan akan dibantu petugas untuk proses registrasi tanpa dipungut biaya. 

Cara memeriksa status registrasi kartu Tri 

Bagi pelanggan kartu prabayar Tri bisa melakukan pengecekan nomor yang telah diregistrasi melalui situs resmi Tri di https://registrasi.tri.co.id/ceknomor. Ketika masuk ke laman situs, Anda akan diminta memasukan NIK dan nomor KK yang digunakan untuk registrasi.

Pengecekan juga bisa dilakukan dengan mengirmkan SMS dengan format: "status" (tanpa tanda kutip) ke nomor 4444. 

Bagaimana jika registrasi gagal?

Ada kalanya proses registrasi gagal karena kendala sistem operator yang sibuk atau masalah pada NIK dan nomor KK yang belum diaktifkan. Jika proses registrasi gagal, ulangi proses yang sama melalui SMS setidaknya lima kali. 

Jika masih gagal, kunjungi gerai Tri terdekat. NIK dan nomor KK biasanya menjadi kendala proses registrasi.

Operator menyarankan pelanggan untuk mengonfirmasi ke Ditjen Dukcapil melalui layanan pelanggan HALO DUKCAPIL di nomor 1500-537. Bisa juga mendapati layanan tersebut di Facebook Ditjen Dukcapil  atau Twitter @ccdukcapil dan email callcenter.dukcapil@gmail.com. 

Pelangan juga bisa menghubungi Help Desk Kementerian Kominfo di salah satu nomor ini, 0811161653, 081520900999, dan 081294039738, untuk melaporkan masalah NIK dan nomor KK yang menghambat proses registrasi.

Pemerintah kembali mengimbau masyarakat agar segera melakukan registrasi menggunakan NIK dan nomor KK (kartu Keluarga) secara benar dan berhak. 

Perlu ditambahkan juga bahwa, untuk registrasi yang dilakukan sendiri (via SMS, online, atau aplikasi) pelanggan dibatasi hanya bisa mendaftarkan maksimal 3 nomor prabayar dari operator yang sama.  

Apabila ingin lebih dari itu, maka pelanggan bisa mendatangi gerai operator seluler yang bersangkutan. Registrasi kartu prabayar yang telah terdaftar juga bisa dibatalkan lewat proses UnReg.(Baca: Cara Registrasi Kartu Telkomsel )


Kalian semua pasti mempunyai operator seluler untuk smartphone kalian. Dan taukah kalian bagaimana Cara Cek Status Registrasi Operator Seluler kalian. Seiring dengan proses pelaksanaan registrasi ulang kartu SIM prabayar yang akan digelar pemerintah bersama ddengan operator- operator seluler, terdapat beberapa kendala yang muncul di masyarakat. 

Misalkan, terjadi kasus Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) ternyata dipakai orang lain untuk mendaftarkan kartu prabayar yang bukan milik sang empunya NIK dan KK. Lalu ada juga pembatasan registrasi sendiri oleh pelanggan, maksimal  tiga nomor dari operator seluler yang sama untuk satu pasangan nomor NIK dan KK.  

Untuk itu Pelanggan bisa mendaftarkan lebih dari tiga nomor,  tetapi harus mendatangi gerai operator seluler yang bersangkutan. Wakil Direktur Hutchinson Tri  Indonesia M Danny Buldansyah mengatakan, pemerintah dan operator seluler sebenarnya menyediakan cara untuk mengatasi kendala-kendala di atas, antara lain lewat fitur pengecekan status registrasi nomor.   

Ada juga fasilitas "unreg" untuk membatalkan registrasi salah satu kartu yang sudah didaftarkan apabila pelanggan ingin meregistrasi nomor baru sementara jumlah maksimal tiga nomor sudah tercapai.  


 "Yang penting, nomor yang aktif tidak lebih dari tiga. Kalau di-unreg, kartu tidak akan bisa dipakai lagi," ujar Danny kepada sejumlah wartawan di kantor Hutchinson Tri di Jakarta, Kamis (26/4/2018).  


Dia menambahkan, rekaman histori pemakaian kartu tetap tersimpan setelah registrasi dibatalkan oleh pelanggan. Hal ini dimaksudkan untuk menekan angka penyalahgunaan kartu, seperti penyebaran SMS spam.



Lalu, bagaimana cara memeriksa status registrasi dan "unreg" nomor kartu prabayar? Simak selengkapnya di bawah ini.   


Cek Status Registrasi   

Hutchinson Tri: Kunjungi situs https://registrasi.tri.co.id/ceknomor atau kirim SMS "status" (tanpa tanda kutip) ke nomor 4444.   

Telkomsel: Kunjungi situs https://telkomsel.com/cek-prepaid, masukkan nomor ponsel dan NIK.  

XL Axiata/ Axis: Ketikkan kode USSD *123*4444# di aplikasi telepon, lalu tekan "dial".  

Indosat Ooredoo: Kirim SMS dengan format INFO#No_NIK (INFO# langsung diikuti nomor NIK) atau INFO#MSISDN ke 4444.   


Smartfren: Kunjungi situs https://my.smartfren.com/check_nik.php , masukkan nomor NIK dan KK.   


UNREG


XL Axiata/ Axis: Kirim SMS dengan format UNREG# No_hp (UNREG# langsung diikuti nomor ponsel), atau ketik kode USSD *123*4444# di aplikasi telepon dan tekan "dial".   

Indosat Ooredoo: Kirim SMS dengan format UNPAIR#No_hp# ke 4444.   

Selain dengan cara-cara di atas, pelanggan juga bisa memeriksa status pendaftaran atau membatalkan registrasi (unreg) dengan mengunjungi gerai operator seluler yang bersangkutan. 

Itu tadi sekilas artikel yang membahas tentang Cara Cek Status Registrasi Operator Seluler. Semoga bermanfaat dan jangan lupa Komen like and Share artikel ini.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.