Articles by "Platform"

Showing posts with label Platform. Show all posts

Samsung Galaxy S10 akan dirilis pada tahun 2019 dengan codename (nama kode) Beyond. Perangkat tersebut menjadi penerus dari generasi seri S, sebagaimana dilaporkan laman BGR, 3 Mei 2018.
Raksasa ponsel pintar itu cenderung menggunakan nama kode yang menggambarkan tujuan dibuatnya perangkat. Sebelumnya Samsung telah memberikan Galaxy S8 dengan nama kode Dream yang merupakan mimpi Samsung untuk melampaui iPhone.
Sedangkan S9 bernama Star dengan tujuan menjadi perangkat bintang pada 2018. Dan Beyond untuk Galaxy S10 kemungkinan akan muncul dengan kemampuan yang melampaui batas.
Beberapa bulan yang lalu Samsung merilis duo Galaxy S9 yang menjadi perangkat andalan dengan beberapa fitur menarik. Dalam generasi S terbarunya, Samsung akan menambahkan fitur pemindaian wajah 3D yang kompleks dan aman.
Situs berita Korea Selatan, The Bell, mengeluarkan laporan yang berfokus pada perangkat Galaxy S10. Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa Samsung bekerja sama dengan Mantis Vision untuk mengembangkan perangkat lunak fitur pemindai wajah.

Samsung Galaxy S10 juga akan muncul dengan sensor sidik jari yang terdapat pada layar. Layarnya berukuran 5,8 inci untuk S10 dan 6,3 inci untuk S10 Plus, lebih besar dari generasi sebelumnya S9. Galaxy S10 diperkirakan akan memakai desain Infinity Display.



Alcatel-Lucent Enterprise (ALE) menantang semua developer untuk menciptakan aplikasi mobile dengan platform rainbow melalui ALE Hackathon 2018. 

"Kita mengundang mahasiswa untuk sama-sama membangun konsep ide di sekitar platform rainbow ini," kata Country Manager ALE Indonesia, Adios Purnama di Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya, Kota Malang, Kamis (3/5/2018). 

Menurut Adios, ALE Hackathon bisa diikuti oleh mahasiswa berbagai kampus dan komunitas developer di Indonesia. 

Nantinya, para developer itu akan ditantang untuk membuat aplikasi yang bisa digunakan di berbagai sektor. Seperti sektor pemerintahan, transportasi, pendidikan, perhotelan, dan kesehatan. 

Adios mengatakan, sejauh ini Indonesia dikenal sebagai salah satu negara pengguna perangkat mobile terdepan di Asia dengan lebih dari 70 persen traffic internet digunakan melalui ponsel. 

Dengan begitu, pengembangan aplikasi mobile memiliki kontribusi besar terhadap pemerintah dalam mewujudkan digitalisasi di setiap sektor. 

"ALE Hackathon 2018 merupakan kontribusi kecil kami dalam mendukung program pemerintah merealisasikan ekonomi digital," katanya. Kepala Jurusan Sistem Informasi, Universitas Brawijaya, Herman Tolle mengatakan, momen Hacktahon merupakan kesempatan untuk menggali potensi developer muda. 

"Ini merupakan langkah positif untuk mengembangkan potensi para developer muda dan mendorong pertumbuhan komunitas developer," katanya.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.