ajax amsterdam aksesoris aksesoris mobil alami Amerika Android Android P Antariksa apel Aplikasi apoel nicosia Apple applecidervinegar bahanalami bahaya bali Bandung bangunan bayi belanja beli bermain bisnis Bluetooth bogor Bumi cara cukapel DaftarUlang dampak daun depok depresi Developer diet Digital domain Earphone Facebook fakta family freelance fungsi Gadget game genset Google hamil Handphone hidup hidup sehat hosting Huawei hunian ibu IKEA iklan info informasi infrastruktur Inovasi instagram Internet IOS jabodetabek jakarta job jual kabut asap kacamata kanker kanker payudara Kedokteran kehidupan kelebihan Keluarga kendaraan kerja Kesehatan komputer Koneksi konglomerat kota Kuliah lebaran Lemon Lemon Tea liga champions listrik loker lowongan mahal makanan mall manfaat manusia Mars matic menghilangkan mengurangi mewah mobil Mobile mobile legend mobilsport morningsickness motor mual mukena mukena bali muntah murah muslim muslimah nama Nasa negatif Niagahoster olahraga online onlinemall onlineshop Operator Oppo otomotif palsu paru-paru pekerjaan pelangsing badan pemilu Perusahaan Planet Platform ponsel positif properti protein RajaTekno ramadan ramadhan realme Registrasi rumah Sains Samsung sarapan Satelit SBMPTN sehat Sekolah Seluler server sholat shop shopping sirih situs Smartphone SNMPTN Sosialmedia sport stress Tea Tekno Teknologi Telkomsel tempat tinggal terbaik terbaru terkini tips tokoonline toyota Traveling Tri trik tubuh Ujian Umum unik waspada Web Webhosting webisite Website WNI Xiaomi yamaha Youtube

Hati-hati WhatsApp Bisa Manipulasi Pesan

Hati-hati WhatsApp Bisa Manipulasi Pesan

Terungkapnya cara baru mengeksploitasi celah WhatsApp yang bisa memanipulasi pesan membuat para pengguna layanan pesan instant tersebut resah. Tak perlu khawatir, asalkan kalian ingat langkah preventifnya.

Mengomentari ditemukannya celah yang bisa memanipulasi pesan WhatsApp, salah satu peneliti keamanan Kaspersky Victor Chebysev menyebutkan, mengingat WhatsApp adalah aplikasi pengirim pesan instan paling populer di dunia, dengan ditemukannya celah keamanan pada aplikasi ini memang menjadi hal yang perlu diperhatikan.

"Karena (celah) ini dapat mengakibatkan hal seperti anggota grup yang mendapat tuduhan tidak bertanggung jawab karena menyebarnya pesan palsu," kata Victor, seperti dikutip dari keterangan resmi Kaspersky, Jumat (9/8/2019).

Baca juga: Teknologi Merambah Semua Sektor Kehidupan Manusia

Namun dikatakan Victor, dengan adanya celah ini tidak berarti pengguna harus berhenti menggunakan WhatsApp. Pasalnya, meski bug tersebut memang berbahaya, tidak semua jenis software terdampak olehnya.

Yang jelas, para pengguna layanan WhatsApp tetap harus sangat berhati-hati ketika terlibat dalam sebuah percakapan grup di layanan chat yang identik dengan warna hijau tersebut.

"Jika ada keraguan selama berlangsungnya percakapan, konfirmasikan identitas penulis lewat percakapan pribadi. Kami sangat menyarankan untuk terus mengawasi kapan pembaruan WhatsApp dirilis dan segera lakukan pengunduhan versi terbaru agar tetap aman," pesan Victor.

Untuk diketahui, celah ini ditemukan oleh tim dari perusahaan keamanan cyber Checkpoint, yang menunjukkan contoh penggunaannya pada gelaran Black Hat, sebuah konferensi keamanan cyber bergengsi di Las Vegas, Amerika Serikat.

Dalam demonstrasinya, terlihat kalau cara tersebut memang bisa dipakai mengubah teks dari pesan balasan yang dikirimkan oleh seseorang, sehingga pesan yang sudah diganti itu terlihat seolah-olah benar dikirimkan oleh si pengirimnya yang asli.

Dalan skenario dicontohkan, seorang pegawai meminta kenaikan gaji ke bos melalui WhatsApp. Bos membalas akan menaikkan Rp 1 juta. Tapi dengan cara ini, sang pegawai bisa mengubah teks, misalnya menjadikan nominal kenaikan Rp 5 juta dengan tampilan yang persis sama.

Maka, ia misalnya bisa pamer gajinya dinaikkan Rp 5 juta dengan pesan yang seolah berasal dari bosnya, tidak bisa dibedakan dengan yang asli.

Video demonstrasi sudah dipublikasikan beberapa waktu lalu, tapi baru saat ini Checkpoint mendemonstrasikan dan membicarakannya secara serius di event besar.

Peneliti dari Checkpoint bernama Oded Vanunu menyatakan kalau cara tersebut bisa disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk memanipulasi percakapan di platform milik Facebook tersebut.

"Ini adalah celah keamanan yang membuat pengguna nakal bisa menciptakan berita bohong dan penipuan," tambah Vanunu.

Baca juga: Fakta Unik Dalam Perkembangan Teknologi Masa Kini

Vanunu pun menyatakan kalau celah ini bisa mengubah semua perkataan yang ada dalam pesan yang sudah di-reply. "Semua karakternya bisa dimanipulasi," tambahnya.

Lebih parahnya lagi, tak cuma isi pesannya yang bisa diganti, melainkan identifikasi pengirimnya pun bisa diubah. Hal ini, lagi-lagi, sangat berbahaya karena bisa menyebarkan hoax di jejaring pengiriman pesan tersebut.

Post a Comment

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

[blogger][facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.