ajax amsterdam aksesoris aksesoris mobil alami Amerika Android Android P Antariksa apel Aplikasi apoel nicosia Apple applecidervinegar bahanalami bahaya bali Bandung bangunan bayi belanja beli bermain bisnis Bluetooth bogor Bumi cara cukapel DaftarUlang dampak daun depok depresi Developer diet Digital domain Earphone Facebook fakta family freelance fungsi Gadget game genset Google hamil Handphone hidup hidup sehat hongkong hosting Huawei hunian ibu IKEA iklan info informasi infrastruktur Inovasi instagram Internet IOS jabodetabek jakarta job jual kabut asap kacamata kanker kanker payudara Kedokteran kehidupan kelebihan Keluarga kendaraan kerja Kesehatan komputer Koneksi konglomerat kota Kuliah lebaran Lemon Lemon Tea liga champions listrik loker lowongan mahal makanan mall manfaat manusia Mars matic menghilangkan mengurangi mewah mobil Mobile mobile legend mobilsport morningsickness motor mual mukena mukena bali muntah murah muslim muslimah nama Nasa negatif Niagahoster ocean park olahraga online onlinemall onlineshop Operator Oppo otomotif palsu paru-paru pekerjaan pelangsing badan pemilu Perusahaan Planet Platform ponsel positif properti protein RajaTekno ramadan ramadhan realme Registrasi rumah Sains Samsung sarapan Satelit SBMPTN sehat Sekolah Seluler sepeda motor server sholat shop shopping sirih situs Smartphone SNMPTN Sosialmedia sport stress Tea Tekno Teknologi Telkomsel tempat tinggal terbaik terbaru terkini tiket tips tokoonline toyota Traveling Tri trik tubuh Ujian Umum unik waspada Web Webhosting webisite Website WNI Xiaomi yamaha Youtube

Perusahaan Besar Dunia Melarang Karyawan nya Menggunakan Aplikasi WhatsApp dan Snapchat?



RajaTekno, - Beberapa perusahaan besar melarang karyawan nya untuk menggunakan aplikasi yang sering di gunakan masyarakat yakni massanger WhatsApp dan Snapchat. di karenakan untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan oleh perusahaan.


Contohnya Perusahaan otomotif terbesar di Jerman Continental AG ini melarang para pekerjanya menggunakan layanan tersebut. Karena perusahaan itu rupanya punya kekhawatiran tentang keamanan data yang tersimpan di dalam daftar kontak telepon atau tablet para karyawannya.

"Layanan ini memiliki kekurangan soal perlindungan data, terlebih mereka meminta izin untuk memiliki akses ke daftar kontak pengguna yang berpotensi sebagai kerahasiaan,".

Ditambahkan mereka, WhatsApp meminta akses penuh ke daftar kontak. Perusahaan mencemaskan bahwa hal itu melanggar undang-undang baru soal privasi yang diterapkan oleh Uni Eropa. ⠀
Seperti diketahui undang-undang privasi Uni Eropa General Data Protection Regulation (GDPR) membuat regulasi tentang peraturan perlindungan data umum yang berlaku pada 25 Mei. Dalam undang-undang ini, perusahaan internet harus memberikan penjelasan soal setiap data pribadi yang dikumpulkan oleh mereka.

Baca : Apple Akan Memperlihatkan Inovasinya yaitu Kacamata Pintar Apple Glasses pada 2021 Mendatang Yang akan Sangat Ditunggu Para Pengguna Apple

Perusahaan Continental sendiri adalah satu pembuat suku cadang mobil terkemuka yang memiliki telah memiliki lebih dari 240.000 karyawan di 61 negara di seluruh dunia.

Namun, perusahaan mengatakan akan kembali menarik keputusannya jika WhatsApp dan Snapchat bersedia mengubah pengaturan dasar untuk memastikan bahwa aplikasi mereka telah mematuhi peraturan perlindungan data yang berlaku.

CEO Continental Dr. Elmar Degenhart pun meminta perusahaan-perusahaan teknologi untuk memudahkan pengguna mematuhi aturan baru. Pihak Snap Inc langsung memberikan tanggapan dengan mengatakan bahwa Continental salah paham soal peraturan tersebut.

"Sepenuhnya tergantung pada pengguna apakah mereka ingin memberikan akses ke kontak di Snapchat dan data yang diunggah juga dapat dihapus setiap saat," ujar juru bicara Snap.

Label:

Post a Comment

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

[blogger][facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.