ajax amsterdam aksesoris aksesoris mobil alami Amerika Android Android P Antariksa apel Aplikasi apoel nicosia Apple applecidervinegar bahanalami bahaya bali Bandung bangunan bayi belanja beli bermain bisnis Bluetooth bogor Bumi cara cukapel DaftarUlang dampak daun depok depresi Developer diet Digital domain Earphone Facebook fakta family freelance fungsi Gadget game genset Google hamil Handphone hidup hidup sehat hongkong hosting Huawei hunian ibu IKEA iklan info informasi infrastruktur Inovasi instagram Internet IOS jabodetabek jakarta job jual kabut asap kacamata kanker kanker payudara Kedokteran kehidupan kelebihan Keluarga kendaraan kerja Kesehatan komputer Koneksi konglomerat kota Kuliah lebaran Lemon Lemon Tea liga champions listrik loker lowongan mahal makanan mall manfaat manusia Mars matic menghilangkan mengurangi mewah mobil Mobile mobile legend mobilsport morningsickness motor mual mukena mukena bali muntah murah muslim muslimah nama Nasa negatif Niagahoster ocean park olahraga online onlinemall onlineshop Operator Oppo otomotif palsu paru-paru pekerjaan pelangsing badan pemilu Perusahaan Planet Platform ponsel positif properti protein RajaTekno ramadan ramadhan realme Registrasi rumah Sains Samsung sarapan Satelit SBMPTN sehat Sekolah Seluler sepeda motor server sholat shop shopping sirih situs Smartphone SNMPTN Sosialmedia sport stress Tea Tekno Teknologi Telkomsel tempat tinggal terbaik terbaru terkini tiket tips tokoonline toyota Traveling Tri trik tubuh Ujian Umum unik waspada Web Webhosting webisite Website WNI Xiaomi yamaha Youtube

iPhone Gugat Google karena Menyimpan Data 4,4 Juta Penggunanya

RajaTekno, - Google adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkehususan pada jasa dan produk internet. Pada hari Senin, 21 Mei 2018 Google berada di pengadilan Inggris ,untuk menghadapi kasus privasi yang menggugat raksasa pencarian itu sebesar US$ 4,3 miliar atau sekitar Rp 60,8 triliun, sebagaimana dilaporkan CNET, 21 Mei 2018.
Gugatan ini diajukan oleh grup kampanye Google You Owe Us yang dipimpin oleh mantan direktur Which? Richard Lloyd, sebagaimana dilaporkan Daily Mail.
Grup Google You Owe Us, mewakili 4,4 juta pengguna iPhone di Inggris, mengajukan gugatan pada bulan Juli lalu, yang menuduh perusahaan teknologi itu melanggar privasi mereka dari 2011 hingga 2012 melalui "Safari Workaround."
Pada sidang pertama kasus ini di London, pengacara Lloyd mengatakan kepada pengadilan bahwa informasi yang dikumpulkan oleh Google termasuk asal-usul ras atau etnis, kesehatan fisik dan mental, afiliasi atau pendapat politik, seksualitas dan minat seksual, serta kelas sosial.
Meski perangkat Apple iOS memiliki pengaturan privasi default pada browser Safari miliknya, Google dapat mem-bypass pengaturan itu dan mengumpulkan data browser tanpa persetujuan orang, sesuai dengan gugatan tersebut.
Safari Workaround pertama kali ditemukan pada tahun 2012 oleh seorang peneliti Universitas Stanford. Google setuju untuk membayar US$ 17 juta ke 37 negara bagian dan Washington DC, dalam penyelesaian tahun 2013. Perusahaan juga setuju untuk membayar denda US$ 22,5 juta dari Federal Trade Commission atas praktik pelacakan data itu.
Google dan grup privasi itu bertemu di pengadilan pada hari Senin untuk pertama kalinya, dengan dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa jutaan pengguna iPhone yang terkena dampak di Inggris dapat menerima sekitar US$ 1.000 masing-masing, menurut Bloomberg.
Google berargumen di pengadilan pada hari Senin bahwa kasus tersebut seharusnya dihentikan, dengan mengatakan tidak ada cara untuk memverifikasi apakah seseorang terkena dampak oleh Safari Workaround, menurut laporan The Guardian.
"Privasi dan keamanan pengguna kami sangat penting bagi kami," ujar Tom Price, direktur komunikasi Google Inggris, dalam sebuah pernyataan. "Kasus ini berkaitan dengan peristiwa yang terjadi lebih dari enam tahun yang lalu. Kami percaya gugatan itu tidak berdasar dan harus dihentikan."
Label:

Post a Comment

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

[blogger][facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.