IBX5A8B750FA2FD6 Google Berinovasi untuk Mengembangkan Kecerdasan Buatan Suara Mirip Manusia | Raja Tekno
Home » » Google Berinovasi untuk Mengembangkan Kecerdasan Buatan Suara Mirip Manusia

Google Berinovasi untuk Mengembangkan Kecerdasan Buatan Suara Mirip Manusia



Raja Tekno, Montain View  - Google adalah sebuah perusahaan besar multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk internet. Produk – produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan daring.

Perusahaan besar tersebut terus berinovasi untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI), Google mengumumkan asisten virtual nya Duplex yang disematkan di Google Assistant. Suara Duplex ini terdengar seperti suara manusia sungguhan.


CEO Google, Sundar Pichai, saat konferensi I/O di Mountain View, mendemonstrasikan cara kerja Duplex, yang dapat digunakan untuk menelepon. Duplex yang ditunjukkan merupakan fitur yang disematkan di Google Assistant, digunakan untuk memesan meja di restoran dan membuat janji dengan salon.
Percakapan tersebut terdengar seperti dua orang sungguhan, terdengar beberapa saat jeda sebelum Duplex menjawab pertanyaan. Duplex juga mampu menyelipkan “hmmm…” atah “oh” sehingga percakapan terkesan alami.
Percakapan antara mesin, suara laki-laki dan perempuan, dengan manusia sungguhan juga diunggah mereka di dalam blog.
Dalam unggahan di blog nya tersebut, Google menyatakan bahwa Duplex dapat berbicara sedemikian alami setelah dilatih secara mendalam untuk melatih suatu percakapan tertentu, tidak dapat digunakan untuk percakapan sehari-hari.
Tidak semua orang memuji keberhasilan Google dalam mengembangkan suara robot yang mirip dengan manusia, laman Techcrunch menuliskan Thomas King, seorang peneliti di Digital Ethics Lab, Oxford Internet Institute berpendapat percobaan Duplex Google ini dirancang untuk menipu.
“Karena hipotesis utama mereka ‘bisa kah Anda bedakan dengan orang sungguhan?’. Dalam hal ini, tidak jelas kenapa hipotesis mereka tentang tipuan, bukan pengalaman pengguna,” kata King.
Dia berpendapat bahwa percobaan Google tersebut tidak akan terkesan mengakali manusia jika hipotesis Google adalah “teknologi ini lebih baik dari versi sebelumnya, sama seperti suara manusia”.

Terima kasih telah membaca artikel ini & dipublikasikan oleh Raja Tekno

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Posting Populer